Tampilkan postingan dengan label Tips. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Tips. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 29 Oktober 2016

Bagaimana Cara Memilih Buku yang Cocok untuk Dibaca?


Kali ini saya ingin menjawab salah satu pertanyaan klasik yang seringkali ditanyakan orang. Pertanyaan ini adalah, bagaimana cara memilih buku yang cocok untuk dibaca?

Ada berbagai metode yang bisa kita lakukan. Biasanya setiap orang memiliki indikator mereka sendiri. Oleh sebab itu, saya kali ini akan membagikan indikator yang biasanya saya gunakan untuk memilih buku. Indikator-indikator yang akan saya jabarkan ini bisa juga Anda gunakan sendiri untuk memilih buku selanjutnya yang ingin Anda baca. Apa saja? Simak detailnya sebagai berikut.

1. Cover Buku

Ketika memilih buku, hal yang pasti saya perhatikan adalah covernya. Memang ada satu pepatah yang mengatakan bahwa kita tidak boleh menilai buku hanya dari covernya semata, akan tetapi jujur saja, saya tidak memiliki terlalu banyak waktu. Saya tidak mungkin melihat dan membaca semua buku satu per satu. Alasannya adalah karena di dunia ini ada banyak sekali judul buku. Hal ini akan membuat kita bingung. Untuk itu, menilai buku berdasarkan cover adalah hal yang baik menurut saya, sebab usaha seseorang juga akan terlihat dari cover buku mereka dalam kebanyakan kasus.

2. Membaca Sinopsis Buku

Hal kedua yang saya lakukan ketika sudah memilih beberapa buku berdasarkan covernya adalah dengan membaca sinopsisnya. Membaca sinopsis buku tidak memakan banyak waktu, hanya kurang dari dua menit. Meski singkat, kita bisa mengetahui gambaran besar dari buku yang akan kita baca, sehingga kita tahu mana yang cocok dan mana yang tidak.



3. Sesuaikan dengan Tujuan Membaca

Sebelum membaca suatu buku, saya biasanya akan terlebih dahulu menentukan tujuan. Jika tujuan saya membaca adalah belajar keterampilan tertentu, maka saya tentu akan memilih buku yang cocok untuk kebutuhan saya. Sebaliknya jika tujuan saya hanya ingin refreshing, maka saya akan memilih buku yang cocok untuk dibaca sambil bersantai.

4. Rekomendasi Teman dan Orang Lain

Selain berdasarkan tiga hal diatas, saya juga suka mempertimbangkan rekomendasi orang lain. Perlu diingat bahwa saya tidak mengambil mentah-mentah rekomendasi orang lain, melainkan saya menyortirnya kembali. Cara yang saya gunakan sederhana, misalnya ada teman yang merekomendasikan suatu buku, atau buku tersebut direkomendasikan di internet. Jika kira-kira cocok dengan saya, maka saya akan mencatatnya. Selanjutnya saya tidak melakukan apa-apa. Seandainya ada orang atau situs lain yang merekomendasikan buku tersebut, maka saya akan memberi buku tersebut suatu tanda. Saya akan mempertimbangkan buku tersebut untuk dibaca atau tidak setelah ada minimal tiga orang yang merekomendasikannya.

5. Mengikuti Kata Hati

Pernahkah Anda melihat buku yang covernya kelihatan jelek dan tidak ada orang yang merekomendasikannya, tetapi begitu Anda melihat buku tersebut, Anda merasa bahwa buku itu sangat bagus? Jika ya, mungkin itu adalah panggilan kata hati Anda. Kadang, saya akan mengikuti kata hati saya dan percaya atas rekomendasinya, dan seringkali memang buku tersebut akhirnya adalah buku yang bagus dan cocok untuk saya.

Itulah 5 indikator yang saya pakai untuk menentukan buku apa yang ingin saya baca. Anda setuju? Baik Anda setuju atau tidak, tidak apa-apa. Silahkan tinggalkan komentar dibawah tentang bagaimana biasanya Anda memilih buku. Semoga bermanfaat dan selamat membaca kawan.

Jumat, 28 Oktober 2016

Cara Membaca 50 Buku Setiap Tahun



Membaca buku dapat menjadi tantangan tersendiri bagi sebagian orang. Tahukah Anda bahwa 90% populasi orang di dunia tidak pernah menghabiskan buku yang mereka mulai?

Biasanya, orang-orang tersebut akan membaca beberapa halaman pertama. Kemudian mereka akan berkata pada diri mereka untuk istirahat sejenak, atau mereka beralasan bahwa ada saja yang mereka harus lakukan. Setelah itu bisa ditebak, mereka tidak pernah kembali membaca buku tersebut.
Beberapa minggu, atau bulan kemudian, mereka melihat sebuah buku baru, mencoba membacanya kembali, namun tetap gagal karena alasan yang sama. Hal ini terus berlanjut membentuk sebuah siklus lingkaran yang terus berulang.



Pertanyaannya, apakah Anda juga seperti kebanyakan orang lain? Jika ya jangan khawatir, sebab dalam artikel ini saya akan memperlihatkan pada Anda beberapa tips yang memungkinkan Anda membaca setidaknya 50 buku dalam waktu satu tahun. Menarik?

Mempelajari Teknik Baca Cepat

Dalam kurun waktu satu tahun, ada ribuan bahkan puluhan ribu buku baru yang terbit, tentu kita tidak mungkin membaca semua buku di dunia. Meski demikian, kita sangat bisa mempersingkat waktu membaca kita. Caranya adalah dengan mempelajari teknik membaca cepat. Melalui teknik membaca cepat, kita bisa membaca buku lebih banyak dalam waktu yang lebih singkat.

Membaca Buku untuk Praktek, bukan Untuk Mengingat Teori

Jika buku yang Anda baca adalah buku non fiksi, seperti misalnya buku bisnis, olahraga atau kesehatan, pengembangan diri, dan lain-lain, maka Anda harus membaca untuk mempraktekkan apa yang Anda baca. Boleh-boleh saja jika Anda ingin membaca buku-buku tersebut sebagai pengetahuan semata, namun jika Anda memiliki tujuan-tujuan tertentu yang ingin Anda capai melalui informasi yang ada pada buku tersebut, yang Anda harus lakukan adalah membuat rencana untuk mengimplementasikannya dalam hidup Anda. 

Melewati Apa yang Anda Sudah Tahu

Kadang-kadang ketika membaca buku, ada saja bagian yang sebenarnya kita sudah tahu, sebab isi dari buku tersebut sudah pernah kita baca entah dimana sebelumnya. Jika ini yang terjadi pada Anda, maka sebaiknya Anda mempertimbangkan isi konten dari yang sudah Anda baca tersebut. Jika sekiranya bermanfaat atau Anda membutuhkan pengulangan terhadap tulisan tersebut, maka Anda boleh membacanya ulang. Sebaliknya jika tidak, maka sebaiknya Anda lewati saja. Hemat waktu, dan lebih banyak buku yang bisa Anda baca.

Melawan Sifat Perfeksionis

Beberapa orang membaca buku dengan cara yang sangat perfeksionis. Bagaimana maksudnya? Mereka ingin membaca buku dari halaman depan, sampai halaman belakang. Tidak ada yang salah dengan hal tersebut, namun faktanya tidak semua bagian dari buku yang Anda baca bermanfaat. Lupakan sikap perfeksionis Anda dan lupakan lembaran buku yang tidak terlalu bermanfaat, seperti daftar isi, daftar pustaka, ucapan terima kasih, dan lain-lain.

Membuat Rencana Baca

Jika Anda serius ingin membaca 50 buku dalam waktu satu tahun, maka Anda harus memiliki sebuah rencana baca. Bayangkan jika Anda pergi ke daerah yang asing tanpa sebuah peta, tentu Anda akan bingung bukan? Inilah sebabnya Anda membutuhkan sebuah rencana. Dengan rencana yang baik, Anda bisa mencapai target membaca Anda. Contoh dari rencana yang paling sederhana adalah begini, misalnya Anda ingin membaca 50 buku, sedangkan dalam waktu 1 tahun Anda memiliki waktu 56 minggu. Maka untuk berhasil membaca 50 buku, Anda setidaknya harus membaca 1 buku setiap minggu. Mudah bukan? 

Nah itulah 5 cara yang bisa langsung Anda implementasikan saat ini juga saat membaca buku. Dengan menerapkan hal tersebut, Anda sudah bisa memotong banyak sekali waktu membaca Anda dan mengalokasikannya untuk membaca yang lain, serta membuat rencana baca Anda sendiri.
Selamat membaca.